Rabu, 23 Mei 2012

4. Hubungan Udara Dingin dan Jerawat

Post-an kali ini masuk ke dalam kategori Benarkah? dan itu berarti apa yang akan ditulis didalam artikel ini murni pemikiran dari Mr.Gigi. Bisa dikatakan hal yang akan kita obrolin merupakan pertanyaan-pertanyaan yang cukup logis dan tentunya mengajak kita semua tuk berpikir (dan mungkin ada yang mencoba mencari literatur ilmiahnya hehe ^^). Okey! Mari kita mulai apakah hubungan udara dingin dan jerawat?

Sebagai anak muda, Mr.Gigi tentunya pernah punya masalah mengenai jerawat. Saking lelahnya dengan masalah tersebut, otak ini pun mulai berpikir. Coba kita pikirkan mengapa jerawat terbentuk? Bukankah kerena pori-pori kulit terbuka, kotoran masuk, dan kemudian tertutup hingga terbentuk jerawat? Berarti kawan, ada dua cara tuk mencegah jerawat. (1) Tetap menjaga kulit tetap bersih dan (2) juga mencegah kotoran tertimbun disana dengan mengontrol pori-pori kita. 

Untuk poin pertama, rasanya sulit. Kebersihan tangan selalu dijaga, namun udara dimana saya tinggal sangat tidak memungkinkan. Apalagi bagi mereka yang tinggal di Jakarta. Silahkan dicoba mengusap wajah anda dengan tisu basah selepas siang hari. Lebih jauh, Mr.Gigi ga mau harus bawa pembersih muka macam scrub atau krim kemana-mana. Diriku tak semet-sos itu >.<

Opsi kedua, mengontrol pori-pori. Ini lah awal pemikiran dari hubungan udara dingin dan jerawat. Pada dasarnya pori-pori akan terbuka saat terkena panas dan menutup saat terkena dingin. Jadi apabila kita tetap menjaga lingkungan kita tetap cool kemungkinan besar kotoran sulit masuk dan kita dapat berhasil mengurangi jerawat dengan signifikan (tentunya dengan merawat kebersihan tangan dan ga megang-megang wajah terus). Mengenai bagaimana dan dimana ada udara cool. Mari kita cari bersama ^^ Sepertinya lingkungan ber-AC jadi opsi paling mudah. 

Oiya, sejauh pengalaman saya dengan hidup di tempat yang berudara bersih dan melewati satu musim winter. Jerawat telah banyak berkurang. Karena ada dua hal yang menjadi faktor penentu, sulit untuk dibuktikan. Mungkin agan-agan sekalian bisa membuktikan dengan lebih ilmiah ^^


4 comments:

Titis A. P. Apdini mengatakan...

Mr.Gigi, pengalaman pribadi saya jerawat muncul setelah hibernasi selama winter tahun lalu. Kata dokter kulit itu karena selama winter pori-pori kita tertutup jadi lebih bersih. Meski saya sekarang sering bekerja di ruangan ber-AC tapi jerawat saya tetap subur...cheers

Rizki Pradana mengatakan...

wah ternyata kondisi suhu dan linkungan itu sangat mempengaruhi ya..
nice info to share..:)

salam EPICENTRUM
jgn lupa mampir..:)

argya syambarkah mengatakan...

Terima kasih sudah mampir dan beri masukan ^^

outbound Malang mengatakan...

salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
Bersabarlah dalam bertindak agar membuahkan hasil yang manis.,.
ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

Posting Komentar

Sepatah dua patah kata akan mendekatkan kita ^^