Kamis, 19 Mei 2011

5. Pengumuman Erasmus: Prague

Teristimewa hari ini, saya ingin mengatakan bahwa hari ini merupakan hari yang menjadi lembah dan puncak. Di satu sisi hati ini merasakan kesalahan yang mendalam, sedangkan di lain sisi ada kebahagiaan yang didapatkan. Kebahagiaan yang satu ini terbilang baru bagiku karena entah bagaimana rasanya penantian dan upaya terbalas juga. Akhirnya pikiran ini dapat mempunyai kesempatan membawa raga ke Eropa, tepatnya ke sebuah kota yang dengan baik terawat: Prague. 


Email kuterima jam 5 sore. Saat itu kuingat bapak baru keluar dari kamar setelah pulas beristirahat dan ibu memegang sepatunya dari bagian belakang, hendak melepaskan salah satu dari koleksi sepatu aneka warnanya. Hampir 10 menit, ya hampir sebanyak itu saya tidak melakukan apa-apa, hanya membaca dan berpikir apakah saya akan menjawab email konfirmasi ini sekarang? Nyatanya tidak, 10 menit menghasilkan keputusan tuk menunda pembalasan email. 

Ibuku keluar dari kamar setelah habis berpakaian, beliau duduk di bangku kayu. Sebuah sebutan kalau kita tidak tidak ingin menyebutnya sebagai sofa kayu tanpa bantalan. Ia duduk persis di sebelah saya. Kuberitahu kabar gembira ini, kabar yang langka ada dan lebih langka lagi tuk menerimanya. Dalam beberapa menit keluarga menjadi lebih harmonis dan terdengar berbagai celetukan kecil. 

Saat itu diriku berpikir akan meninggalkan mereka berdua untuk jangka waktu yang cukup lama. Mungkin terbilang sebentar, hanya 5 bulan, tapi rasanya penantian menuju hari tersebut terasa pelan-pelan ada di bayangan. Itulah yang menjadi waktu yang cukup menyiksa. Kalau boleh jujur disana tentu banyak harapan dan juga hal baru. Dan..sekali lagi saya jujur ke Yang Maha Kuasa, saya masih meminta untuk dikuatkan karena hanya dukungan dan keputusan-Nyalah yang membuat saya berada di titik seperti ini. 

Kalau saya boleh mengutip: "Semuanya belum pasti hingga kita di pesawat", itulah yang teman baik saya katakan ketika ia bepergian ke US selama 1 tahun, sekitar 6 atau 7 tahun yang lalu. Sekarang perkenankan saya gunakan kata-kata tersebut untuk mengawali semua usaha persiapan kepergian saya, tentunya setelah kata Bismillah.

3 comments:

Atika Luthfiyyah (TIKA) mengatakan...

agyyy good luck yaa

gigilokuning mengatakan...

tiko thx brat, sama2 saling mendoakan ya ^^

vnd mengatakan...

sampai ketemu di pengkolan ya gyyyy haha :D

Posting Komentar

Sepatah dua patah kata akan mendekatkan kita ^^